Profil
Posted By ybs

Ratu – Sabeth: Bersahabat Sejak Usia 4 Tahun, Sekarang Usaha Bersama


 

Jadi ibu rumah tangga ternyata tidak membatasi seseorang untuk tetap berkarya. Simak wawancara tim redaksi LonSay dengan duo alumni Cendana angkatan ’96: Ratu dan Sabeth yang bersahabat dari TK dan sekarang usaha bersama.

Selamat malam kakak Ratu Desiana dan kakak Sabeth Hutahaean. Biasanya dipanggil apa sama teman-teman nih?

Ratu: Aku biasa dipanggil Amoy.
Sabeth: Sabeth.

Berarti kak Ratu alias Amoy kodenya (R), kak Sabeth (S). Kita mulai pertanyaan pertama. Dulu di SMA Cendana angkatan berapa, jurusan apa, dan kalau terima rapor biasanya ranking berapa?

R: Nah, kalau ini kayanya Sabeth yang harus cerita soalnya dia ranking terus dulu.
S: Hahaha.. ngga juga.
R: Lulusnya tahun 1996, terakhir jurusan Biologi, bareng sama Sabeth.
R: Kalau ranking biasanya yang bawah-bawah tapi masih membanggakan orang tua. Nilai rata-rata masih di atas tujuh haha..

Ranking bawah-bawah? Hahahah.. Sama sih kak! Apa pengalaman yang paling berkesan waktu SMA?

S: Pernah jadi “Best Field Commander” tahun 1995 di Grand Prix Marching Band.
R: Waktu SMA sempat jadi atlit renang, jadi sering dikirim ke luar kota mewakili provinsi ikut PON. Walaupun gak menang tapi bangga dan berkesan aja.


Wuih, keren dong! Nah, kalau sekarang akvititasnya apa?

ratu-sabeth-pruspirit

R: Sekarang jadi perencana keuangan di salah satu perusahaan asuransi terkemuka, sudah 6 tahun dijalani. Tahun ketiga aku ajak Sabeth gabung.
S: Aku sekarang sudah Unit Manager, kalau Amoy Senior Unit Manager.
R: Punya usaha kecil-kecilan juga sih. Wine house di daerah SCBD, namanya Red Line.
S: Kalau aku dulu pas kerja kutu loncat, sempat jadi ibu rumah tangga juga.

Oo wine house itu punya kak Amoy ternyata. Temanku sering ke situ soalnya. Total nasabah selama jadi perencana keuangan sekarang sudah berapa banyak?

R: Wah.. berapa ya? 400-500 ada kali. Sabeth aja udah seribuan.

Banyak juga ternyata. Emang dari dulu cita-citanya pengen jadi perencana keuangan, atau yang lain?

R: Jujur dulu pengen jadi pramugari, dari TK sampai SMA konsisten haha.. Gak kepikiran bakal jadi perencana keuangan.
S: Kalau aku sih berubah-berubah hahah..

Menurut kalian pendidikan akademis dalam dunia kerja itu penting gak sih?

ratu-redline

R: Menurut aku pribadi, pendidikan itu penting untuk status sosial walaupun belum menjamin seseorang akan sukses di kemudian hari.
S: Sama kaya Amoy, tapi memang saat aku masuk dunia kerja itu beda banget. Bagaimana cara kita menempatkan diri pada pekerjaan, tekad, dan prestasi itu yang lebih penting.

Setuju, kak. Ada masukan untuk sistem pendidikan kita sekarang?

S: Study tour, seperti ke pabrik-pabrik, itu bagus tapi selama ini kita cuma melihat proses dan cara kerjanya saja. Kita tidak dikenalkan pada dunia usaha. Harusnya study tour ke PKL (Pedagang Kaki Lima), misalnya. Ini salah satu usaha, loh. Harusnya dikenalkan ke dunia seperti itu.

Jadi kalian berdua sudah bersahabat sudah berapa lama? Selama bersahabat, pernah berantem?

R: Temenan dari umur 4 tahun. Dari TK, SD, SMP, SMA. Pisah waktu kuliah, Sabeth di Bandung, aku di Jakarta tapi tetap komunikasi. Sekarang kerja bareng lagi.
R: Berantem? Pengen! Pengen kali! Tapi ndak bisa haha..
S: Akupun sebenarnya ndak mau jadi teman dia tapi dia mintak-mintak jadi teman aku haha..

satu-sabeth-cendana

Ada pesan untuk adik-adik yang sedang sekolah atau kuliah?

S: Nikmati masa SMA dan jangan bandel-bandel waktu kuliah.
R: Rajin-rajin belajar biar jadi orang berguna, membanggakan orang tua, dan jadi contoh buat orang banyak. Kita sesama alumni Cendana jugakan jadi bangga.

Baiklah. Terima kasih atas waktunya kakak-kakak yang manis. Sukses terus ya. Salam Lonsay!


memang benar apa yang dikatakan ybs

View Comments
There are currently no comments.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.